MP3 Murottal Al-Qur'an H. Muammar ZA (30 Juz per Surat)

Oktober 24, 2013

Bismillah, semoga memudahkan Anda dalam mencari file Audio MP3 Murottal Al-Qur'an. Kali ini saya posting tentang Download Audio MP3 Murottal Al-Qur'an. Posting ini menyajikan Murottal Al-Qur'an 30 Juz dengan file per-surat dari Qori' Internasional dari Indonesia yaitu H. Muammar Zainal Asyikin (H. Muammar ZA).

H. Muammar Zainal Asyikin (lahir di Pemalang1955) adalah seorang hafiz (penghafal Al-Qur'an) dan qari (pelantun Al-Qur'an) asal Indonesia yang dikenal luas secara internasional. Ia pernah menjuarai MTQ tingkat nasional maupun tingkat internasional pada dasawarsa 1980-an. Rekaman pembacaan (tilawah) Qur'an secara duet yang dilakukannya bersama dengan H. Chumaidi hingga sekarang amat populer dan dianggap sebagai terobosan dalam cara presentasi tilawah. (id.wikipedia.org)


Tentang Qori' H. Muammar ZA:
H. Muammar Z.A.
Al-Quran Membawanya Keliling Dunia

Suaranya yang merdu dalam melantunkan Al-Quran, mengantarkannya ke berbagai pelosok bumi. Mulai dari lereng gunung, lembah, ngarai, sampai ke beberapa kota besar dunia, bahkan ke dalam Ka’bah. Lantunan suaranya mengalun, mulai dari bawah tenda-tenda sederhana, lapangan terbuka, sampai istana raja.

Malam baru saja beranjak, ketika sesosok pria yang masih terlihat muda menaiki panggung dan duduk di kursi yang disediakan. Usai salam dengan suara rendah cenderung serak, pria berperawakan ramping itu mulai membaca ta’awudz dan basmalah. Dengan mata setengah terpejam, perlahan, ia mulai mengalunkan ayat-ayat suci Al-Quran dengan irama bayati, lagu pembuka qiraah yang bernada rendah.

Perlahan tapi pasti suara itu meningkat, terkadang melengking tinggi, melantun panjang. Di depannya, ratusan orang bagaikan tersihir, terkesima mendengarkan lantunan suaranya yang naik-turun mengirama, bagaikan gelombang ombak yang susul-menyusul menghampiri pantai. Tak jarang, setiap kali alunan suaranya berhenti untuk mengambil napas, puluhan kepala, seperti tersadar dari hipnotis, segera menggeleng takjub.

Ia memang “legenda”. Meski Musabaqah Tilawatil Quran secara rutin digelar di berbagi tingkatan, belum ada satu pun yang menyamainya. Hampir semua umat Islam Indonesia, terutama di pedesaan, jika ditanya siapakah qari yang paling dikenal di Indonesia, jawabnya pasti Ustaz H. Muammar Z.A.

Suaranya yang merdu serta keindahan iramanya dalam melantunkan Al-Quran begitu termasyhur. Kelebihan ini pula yang mengantarkannya ke berbagai pelosok bumi. Mulai dari desa-desa di lereng gunung, tepi lembah dan ngarai, sampai ke beberapa kota besar dunia, bahkan mengantarkannya masuk ke dalam Ka’bah. Lantunan suaranya yang khas mengalun, mulai dari bawah tenda-tenda sederhana, lapangan terbuka, sampai istana raja. Ia penah mengaji di istana Raja Hasanah Bolkiah, istana Yang Dipertuan Agong Malaysia, sampai istana raja-raja di Jazirah Arab.

Awal Juli, Alkisah mengunjungi pria kelahiran Pemalang ini di kediamannya di depan Masjid Al-Ittihad, di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ayah satu putri dan empat putra ini bertutur renyah, diselingi tawa segar.

Naik Tandu
“Saya ini anak kampung yang beruntung bisa keliling dunia, bisa mengaji saat jemaah haji wukuf di Padang Arafah dan saat bermalam di Mina. Bahkan, pada tahun 1981, saya diberi kesempatan masuk ke dalam Ka’bah,” tuturnya haru. “Wah, nggak kebayang sebelumnya. Di dalam Ka’bah saya cuma bisa tertunduk, menangis. Saya nggak berani mengangkat wajah dan memandang langit-langit.”

Lebih dari 25 tahun, Muammar melanglang buana, melakukan perjalanan yang menurutnya sangat mengasyikan. Dalam menghadiri undangan mengaji, ia pernah mencoba berbagai kendaraan, dari mulai naik pesawat pribadi, pesawat komersial, limousine, ojek, sampai tandu. Medan pegunungan Jawa Barat, tuturnya, yang paling sering membuatnya ditandu. Sementara pedalaman Kalimantan dirambahnya dengan glotok, ojek perahu mini yang mampu menjangkau sungai-sungai kecil di pedesaan.

Suatu ketika, ceritanya, ia diundang mengaji di beberapa tempat di daerah Garut. Qari yang puluhan kasetnya masih terus dicari orang ini menempuh perjalanan Bandung-Garut-Cikajang-Singajaya dengan kendaraan roda empat. Namun perjalanan berikutnya yang naik-turun gunung harus dilaluinya dengan ojek, dan terakhir jalan kaki menyusuri jalan setapak.

Kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Muammar tidak mampu lagi berjalan. Panitia yang mengawalnya pun berinisiatif untuk menyewa tenaga orang kampung untuk menandunya sampai di lokasi pengajian. Setelah berjalan kaki selama empat jam, ia pun tiba. Dan yang membuat semangatnya bangkit kembali, ternyata, ratusan hadirin masih dengan setia menunggu kehadirannya.

“Sampai di tempat pengajian jam dua belas malam, saya langsung mengaji,” kenang pangasuh Pesantren Ummul Qura, Cipondoh, ini. “Selesai mengaji, jam setengah dua, kami turun. Sampai di kota Garut jam setengah delapan pagi.”

Tidak sekali-dua kali perjalanan seperti itu dilakoninya. Belum lama ini, untuk kesekian kalinya, Muammar menghadiri undangan ke Cianjur bagian selatan, daerah Cikendir, yang juga harus dilalui dengan jalan kaki berjam-jam di jalan setapak berlumpur. Pulangnya, ia kelelahan. Dan akhirnya, lagi-lagi, ditandu. Ia memang tidak pernah memilih-milih tempat atau pengundang. Baginya, selama ada waktu, dan kondisi fisiknya memungkinkan, pasti dengan senang hati ia akan hadir. Dari koceknya ia membayar sekitar 500 ribu kepada para pemandunya.

“Niat saya itu kan berkhidmah,” tutur Muammar dengan rendah hati. “Istana, saya datangi. Pelosok kampung pun, saya kunjungi.”

Ia meyakini, ia bisa terus mengaji. Dan kariernya terus langgeng seperti sekarang ini, antara lain, berkat doa orang-orang yang tinggal di pelosok desa dan pegunungan yang pernah dihadirinya mereka itu. “Mereka itu betul-betul ikhlas, baik, dan jujur,” katanya tulus.

“Bayangkan, untuk menghadiri pengajian saya, mereka sampai harus berjalan puluhan kilometer. Bahkan ada yang membawa bekal dan kompor, serta masak di perjalanan.”

Dalam perjalanan berkhidmah ini pula, Muammar pernah mengalami kecelakaan lalu lintas di daerah Cirebon menjelang tahun 1990-an. Mobilnya hancur dan ia pun terluka parah. Cukup lama ia harus menginap di rumah sakit. Saat itulah Muammar merasakan kedekatan dengan para ulama yang bergiliran menjenguknya. Tak jera, setelah pulih ia pun kembali menjelajahi pelosok tanah air, untuk melantunkan firman-firman Tuhannya.

Sejak Belia
Meski masih terlihat cukup muda, Ustaz Muammar tahun ini menginjak usia 51 tahun. Ia dilahirkan di Dusun Pamulihan, Warungpring, Kecamatan Moga, sekitar 40 kilometer selatan ibu kota Kabupaten Pemalang, dari pasangan H. Zainal Asyikin dan Hj. Mu’minatul Afifah, ulama dan tokoh masyarakat di desanya. Muammar adalah anak ketujuh dari sepuluh bersaudara. Namun hanya sembilan yang masih hidup. Belakangan, adiknya, Imron Rosyadi Z.A., juga mengikuti jejaknya menjadi qari nasional setelah menjuara MTQ. Adiknya yang bungsu, Istianah, kini menjadi salah satu anggota DPRD Tingkat I Yogyakarta.

Muammar mengenal qiraah sejak belia. Ia memang berasal dari keluarga qari. Ayah dan kakak-kakaknya dikenal bersuara merdu. Sang ayah adalah pemangku masjid di dusunnya, yang setiap akhir malam melantunkan tarhiman, selawat dan puji-pujian untuk membangunkan orang-orang guna mendirikan salat Subuh.

Waktu kecil, ia, bersama teman-temannya, belajar seni baca Al-Quran dari teman lain yang lebih besar, yang kebetulan menguasai beberapa lagu. Di samping itu Muammar mulai keranjingan terhadap qiraah, belajar secara serius pada kakaknya, Masykuri Z.A. Namun karena kakaknya tinggal di sebuah pesantren yang cukup jauh dari desanya, pelajarannya baru akan bertambah jika Masykuri pulang ke rumah ketika liburan. Namun demikian bakat Muammar mulai kelihatan. Tahun 1962, ia menjuarai MTQ tingkat Kabupaten Pemalang untuk tingkat anak-anak, mewakili SD-nya.

“Waktu itu saya masih memakai celana pendek saat mengaji, he he he,” kenang Muammar. Sekitar awal tahun ‘60-an, suara dan lagunya memang sudah mulai bagus, meski hafalan suratnya masih terbatas. Ia sudah mulai diundang untuk mengaji di acara-acara pengajian atau pengantinan di kampungnya. Dan lucunya, ayat yang dibaca itu-itu saja. Ketika kakaknya pulang dari pesantren, barulah hafalan ayat dan lagunya bertambah.

Selepas SD, Muammar sempat nyantri di Kaliwungu, Kendal, sebelum melanjutkan ke PGA di Yogyakarta. Selesai PGA, ia sempat juga belajar di IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Di Kota Gudeg, ia melanjutkan kiprahnya di bidang seni baca Al-Quran. Muammar mengikuti MTQ tingkat Provinsi DIY yang diadakan oleh Radio Suara Jokja tahun 1967. Ia berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat remaja. Tahun-tahun berikutnya, Muammar ikut lagi dan kembali juara. Tahun itu juga, ia mewakili DIY ikut MTQ tingkat nasional di Senayan tingkat remaja, namun ia belum meraih juara.

Sejak itu, Muammar menjadi langganan tetap kontingen DIY di MTQ Nasional, tahun 1972, 1973, dan seterusnya. Tahun 1979, ia bahkan terpilih menjadi anggota kontingen Indonesia di sebuah haflah, semacam MTQ internasional, yang diselenggarakan di Mekah. Gelar juara nasional pertama kali diraihnya di MTQ Banda Aceh tahun 1981. Kali ini ia mewakili DKI Jakarta. Muammar yang saat itu tengah belajar di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ), Ciputat, mendapatkan hadiah sebuah televisi. Pemerintah Provinsi DKI sendiri kemudian memberi tambahan bonus hadiah, ibadah haji.

Namun, tidak seperti kariernya di bidang tarik suara, dalam pendidikan Muammar mengakui kurang berhasil. Kuliahnya di PTIQ yang tinggal skripsi tidak selesai. Waktu itu, kata sang qari, ada perubahan peraturan yang agak mendadak. Jika semula syarat ujian skripsi itu hafal lima juz Al-Quran, tiba-tiba diubah menjadi 30 juz. “Wah, saya nggak siap,” ujar Muammar jujur. Meskipun demikian, uniknya, setelah menjadi juara nasional dan qari internasional, ia justru diminta mengajar di sana.

Tidak Berpantang
Ditanya mengenai rahasia suaranya, suami Syarifah Nadiya ini dengan serius mengatakan tidak mempunyai resep rahasia apa pun. “Dalam hal-hal seperti itu, saya cenderung rasionalis,” ungkap Muammar. “Saya nggak begitu percaya pada hal-hal begituan, seperti nggak boleh makan ini-itu, harus cukup tidur, atau harus tidur jam segini. Bahkan saya jarang tidur lho, apalagi sebelas hari ini saya selalu pulang pagi.”

Ia pun mengakui, meski dulu pernah sekali ikut-ikutan mencoba, tidak berani ikut gurah. “Saya nggak berani ikut,” katanya. “Apalagi yang enggak jelas. Karena, salah-salah malah merusak pita suara. Kalau cuma melegakan, mungkin ya. Tapi kalau dipaksakan begitu lalu saraf tenggorokannya putus, kan malah jadi penyakit, he he he.” Sebenarnya, kata Muammar, kalau memahami tata cara wudu yang benar dan menerapkannya, itu juga sudah menjadi gurah. Misalnya ketika istinsyaq, memasukkan air ke hidung lalu mengeluarkan lagi dengan keras.

Disinggung bagaimana kiatnya menjaga suara, qari yang pernah diundang mengaji di istana Yang Dipertuan Agong Malaysia dan Sultan Hasanah Bolkiah, Brunei, ini mengaku hanya memasrahkan diri kepada Allah. “Niat saya mau ngaji lillaahi ta’ala, ‘Ya Allah, tolong saya’.” Namun yang pasti, setiap bangun tidur ia selalu melakukan warming up, pemanasan, dengan rengeng-rengeng, menggumamkan nada-nada tilawah. Demikian juga ketika akan mengaji. Menurutnya ini penting, untuk menghindari kaget.

Berbeda dengan para penyanyi yang banyak mempunyai pantangan, terutama makanan dan minuman, Muammar menyantap hampir semua makanan dan minuman yang disukainya. Bahkan, makanan kesukaannya adalah sambel, lalap, dan ikan asin, yang harus selalu ada di meja makannya.

“Saya hanya memastikan, ketika saya mau ngaji, kondisi badan saya fit,” ungkapnya, berbagi resep. “Baru kemudian, kunci terpentingnya adalah mengaji dengan ikhlas dan perasaan senang.”

Bagi Muammar, mengaji dengan ikhlas dan senang hati itu menjadi hiburan dan kenikmatan tersendiri. Maka, tak mengherankan, setiap kali melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran, ia tampak begitu menikmati. Terkadang matanya setengah terpejam, sembari menggeleng-gelengkan kepalanya. “Pokoknya saya dengerin sendiri, karena memang pada dasarnya saya suka.” Itu, menurutnya, membuatnya mampu mengaji minimal setengah jam, jika di dalam kota. “Karena mereka kan sering ketemu saya. Tapi kalau di luar kota, terlebih di luar Jawa, saya bisa satu jam, bahkan lebih.”

Dalam satu hari biasanya ia mengaji di tiga sampai empat tempat. Di beberapa tempat, terkadang ia juga berceramah, biasanya jika mubalignya tidak datang. Mengaji itu pula yang mempertemukannya dengan sang istri tercinta, ketika sang pujaan hati yang dinikahinya pada tahun 1984 itu duduk dalam kepanitiaan sebuah pengajian di Kemanggisan. Buah pernikahan dengan wanita berdarah Aceh itu kini sebagian telah beranjak remaja. Lia Fardizza, putri sulung qari yang pernah berguru kepada Syekh Abdul Kholil Al-Mishri, qari besar Negeri Piramid, kini menginjak semester ketiga di London School, jurusan bahsa Inggris. Sejak TK, Lia memang gandrung dengan bahasa internasional tersebut, terlihat dari hobinya membaca komik-komik berbahasa Inggris. Belakangan ia juga gemar mendendangkan lagu-lagu Barat. Tidak mengherankan, dialek lisannya, menurut Muammar, cenderung ke Amerika.

Putra-putranya, Ahmad Syauqi Al-Banna, kini duduk di kelas 3 SMU, Husnul Adib Al-Hasyim kelas 2 SMP, Raihan Al-Bazzi, kelas 4 SD, dan si bungsu Ammar Yua’yyan Al-Dani, kelas 3 SD. Di antara lima anaknya, tiga di antaranya mewarisi keindahan suara sang ayahanda, Lia, Raihan, dan Ammar. Namun karena keterbatasan waktu serta kesibukan Muammar, diakuinya, potensi putra-putrinya itu belum tergarap.

Menurutnya, qari yang baik itu harus memiliki suara yang bagus, napas panjang, penguasaan lagu, dan dialek yang bagus. Dan, membentuk dialek itu tidak gampang. Orang Jawa, misalnya, akan cukup sulit mengucapkan huruf ba’ dengan benar. Ia sendiri mengaku cukup lama mempelajari dialek Al-Quran dengan memperhatikan dialek qari-qari dari Mesir, Arab, dan daerah Timur Tengah lainnya.

Qari lokal yang bagus, menurut Muammar, biasanya yang berasal dari pesantren Al-Quran yang kebetulan pengasuhnya juga seorang qari mumpuni. Ini karena sang kiai biasanya mempunyai kelengkapan ilmu qiraah dan kepekaan, maka pembelajaran qiraahnya juga dilengkapi dengan ilmu tajwid, makharijul huruf (ilmu pelafalan huruf Al Quran), dzauq (cita rasa bahasa), dan sebagainya.

Dari Pedesaan
Karena itulah, sejak empat tahun Muammar memulai pembangunan sebuah pesantren di daerah Cipondoh, yang dinamakannya Ummul Qura. Karena seorang qari, ia bercita-cita menyebarkan tradisi qiraah ini melalui pesantrennya ini, sebagai sumbangan pada bangsa. “Kalau Allah mengizinkan,” kata Muammar, “saya ingin mencetak Muammar-Muammar baru.” Melalui lembaganya itu pula, ia mengharapkan, seni baca Al-Quran akan kembali dicintai dan dikagumi umat Islam.

Muammar bercita-cita membangun sebuah lembaga pendidikan yang komprehensif, mulai dari TK, SD, SMP, sampai SMA yang mempunyai nilai plus, Al-Quran. Ia mengharapkan bisa membekali santrinya dengan kelengkapan ilmu-ilmu Al-Quran, baik tajwid, qiraah, dasar-dasar tafsir, maupun tahfidz-nya (hafalan Al-Quran). Paling tidak, targetnya setamat SD atau SMP para santri akan mampu membaca Al-Quran dengan fasih, baik, dan benar.

“Terlebih dengan lingkungan yang Islami di pesantren, setidaknya mereka akan mempunyai pegangan hidup.” Pada tahap awal, sudah dibangun sebuah masjid, ruang baca, dan dua buah gedung asrama. Ke depan ia ingin membangun sekolah formal dulu, baru kemudian akan diasramakan. Namun, karena keterbatasan dana, sementara ini pembangunan Pesantren Ummul Qura tersebut tersendat.

Tanggal 22 Juli kemarin di Gorontalo diselenggarakan Seleksi Tilawatil Quran tingkat nasional. Namun, tidak seperti pada dasawarsa ‘80-an, event empat tahunan yang diselenggarakan untuk menjaring bibit-bibit baru qari dan qariah serta penghafal dan mubalig berbasis Al-Quran ini sepertinya tak lagi memiliki gaung. “Akhir-akhir ini semangat mendalami seni membaca Al-Quran di masyarakat kita ini memang cenderung mengalami penurunan,” tutur qari yang pernah diminta membaca Al-Quran saat wukuf di Padang Arafah. “Apalagi kecintaan terhadap Al-Quran.”

“Belakangan ini, perhatian orang, terutama generasi mudanya, lebih tercurah ke kontes-kontes musik yang memang lebih memikat,” ujar tokoh berusia 51 tahun ini gundah. “Sementara MTQ, dari dulu kemasannya tidak pernah berubah.” Ia merindukan, MTQ ke depan akan mempunyai gereget dan gaung yang besar, seperti pada masa-masanya dulu.

Lebih lanjut, Muammar juga mengharapkan optimalisasi peran lembaga resmi yang dibentuk untuk mengembangkan seni baca Al-Quran, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran. Idealnya, lembaga tersebut tidak hanya sibuk menjelang pelaksanaan STQ atau MTQ, atau menjaring bahan jadi, tetapi secara intensif dan konsisten menggali dan membina bibit unggul sejak dari tingkat dusun. “Selama ini, bukankah juara-juara tilawah justru banyak muncul dari pedesaan, yang ekonominya pas-pasan....” (AIS-September 2005)
(ahmad-iftah-shiddiq.blogspot.com)
Download MP3 Murottal Al-Qur'an 30 Juz (per surat) - Qori' H. Muammar ZA:
001. Al Faatihah 330.6 KB
002. Al Baqarah 52.5 MB
003. Ali 'Imran 29.7 MB
004. An Nisaa' 31.2 MB
005. Al Maa'idah 24.5 MB
006. Al An'aam 27.1 MB
007. Al A'raaf 30.8 MB
008. Al Anfaal 12.6 MB
009. At Taubah 24.9 MB
010. Yunus 16.9 MB
011. Huud 16.3 MB
012. Yusuf 15.5 MB
013. Ar Ra'd 8.1 MB
014. Ibrahim 7.8 MB
015. Al Hijr 5.9 MB
016. An Nahl 15.6 MB
017. Al Israa' 13.7 MB
018. Al Kahfi 13.0 MB
019. Maryam 8.2 MB
020. Thaahaa 11.2 MB
021. Al Anbiyaa' 10.6 MB
022. Al Hajj.mp3 10.5 MB
023. Al Mu'minuun 10.0 MB
024. An Nuur 12.2 MB
025. Al Furqaan 8.4 MB
026. Asy Syu'araa' 12.5 MB
027. An Naml 9.8 MB
028. Al Qashash 13.7 MB
029. Al 'Ankabuut 9.9 MB
030. Ar Ruum 8.2 MB
031. Luqman 4.8 MB
032. As Sajdah 3.4 MB
033. Al Ahzab 12.1 MB
034. Saba' 7.5 MB
035. Faathir 6.4 MB
036. Yaasiin 7.1 MB
037. Ash Shaaffaat 8.6 MB
038. Shaad 6.3 MB
039. Az Zumar 9.5 MB
040. Al Mu'min 11.0 MB
041. Fushshilat 7.4 MB
042. Asy Syuura 7.3 MB
043. Az Zukhruf 7.8 MB
044. Ad Dukhaan 3.2 MB
045. Al Jaatsiyah 4.2 MB
046. Al Ahqaaf 5.8 MB
047. Muhammad 5.0 MB
048. Al Fath 4.8 MB
049. Al Hujuraat 3.3 MB
050. Qaaf 3.3 MB
051. Adz Dzaariyaat 3.5 MB
052. Ath Thuur 2.9 MB
053. An Najm 3.0 MB
054. Al Qamar 3.1 MB
055. Ar Rahmaan 4.0 MB
056. Al Waaqi'ah 4.9 MB
057. Al Hadiid 5.1 MB
058. Al Mujaadilah 4.4 MB
059. Al Hasyr 4.1 MB
060. Al Mumtahanah 3.3 MB
061. Ash Shaff 2.0 MB
062. Al Jumu'ah 1.5 MB
063. Al Munaafiquun 1.6 MB
064. At Taghaabun 2.1 MB
065. Ath Thalaaq 2.4 MB
066. At Tahrim 2.5 MB
067. Al Mulk 2.9 MB
068. Al Qalam 2.7 MB
069. Al Haaqqah 2.3 MB
070. Al Ma'aarij 1.9 MB
071. Nuh 1.9 MB
072. Al Jin 2.5 MB
073. Al Muzzammil 1.9 MB
074. Al Muddatstsir 2.2 MB
075. Al Qiyaamah 1.4 MB
076. Al Insaan 2.4 MB
077. Al Mursalaat 1.8 MB
078. An Naba' 1.6 MB
079. An Naazi'aat 1.6 MB
080. 'Abasa 1.4 MB
081. At Takwiir 900.0 KB
082. Al Infithaar 708.0 KB
083. Muthaffifiin 1.6 MB
084. Al Insyiqaaq 978.0 KB
085. Al Buruuj 1,010.0 KB
086. At Thaariq 590.0 KB
087. Al A'laa 622.0 KB
088. Al Ghaasyiyah 886.0 KB
089. Al Fajr 1.3 MB
090. Al Balad 664.0 KB
091. Asy Syams 548.0 KB
092. Al Lail 698.0 KB
093. Adh Dhuhaa 356.0 KB
094. Al Insyirah 228.0 KB
095. At Tiin 340.0 KB
096. Al 'Alaq 590.0 KB
097. Al Qadr 264.0 KB
098. Al Bayyinah 764.0 KB
099. Al Zalzalah 368.0 KB
100. Al 'Aadiyaat 390.0 KB
101. Al Qaari'ah 342.0 KB
102. At Takaatsur 292.0 KB
103. Al 'Ashr 156.0 KB
104. Al Humazah 282.0 KB
105. Al Fiil 258.0 KB
106. Quraisy 206.0 KB
107. Al Maa'uun 260.0 KB
108. Al Kautsar 122.0 KB
109. Al Kaafirun 250.0 KB
110. An Nashr 220.0 KB
111. Al Lahab 230.0 KB
112. Al Ikhlas 114.0 KB
113. Al Falaq 178.0 KB
114. An Naas 224.0 KB

Berlangganan via email

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

98 komentar

Write komentar
13 Februari 2014 10.51 delete

jazakallhu khoiron katsir.............

Reply
avatar
Iwan
AUTHOR
29 Maret 2014 18.51 delete

Assalamu'alaikum.....! izin download murotalnya Admin.......

Reply
avatar
19 Mei 2014 09.21 delete

wa'alaikumsalam wr wb... monggo silahkan...

Reply
avatar
ashad
AUTHOR
24 Mei 2014 10.54 delete

assalamua alaikum blognya sangat baik sebelumnya terima kasih nd iin download semuanya yah............

Reply
avatar
Asri Riwayati
AUTHOR
4 Juni 2014 23.30 delete

Ijin download....Jazakallaahu Khairan.

Reply
avatar
6 Juni 2014 16.02 delete

wa'alaikumsalam wr wb alhamdulillah masih perlu sangat banyak pembenahan, terima kasih juga dan silahkan download semuanya (meskipun tidak lengkap semua)

Reply
avatar
qiranneo
AUTHOR
5 Agustus 2014 20.10 delete

Terima kasih atas Share dari "Catatan Ikrom" sangat bermanfaat bagi saya, semoga ini menjadi amal ibadah yg baik. Ijin Download yaa gan...

Reply
avatar
Heruno
AUTHOR
12 Agustus 2014 16.17 delete

Makasih banyak gan atas sharingnya.
Saya sudah download semuanya.

Makasih banyak sekali lagi, sangat bermanfaat.

salam kenal.

Reply
avatar
ZIA UL HAQ
AUTHOR
27 Agustus 2014 10.36 delete

ijin donlot ........ Tengkiyu

Reply
avatar
31 Oktober 2014 16.09 delete

nggak ada yang full 30juzz dalam 1 file rar nya ya mas?!

Reply
avatar
Aan Hermawan
AUTHOR
13 Desember 2014 11.13 delete

Alhamdulillaah, sy ijin download...

Reply
avatar
kera api
AUTHOR
21 Desember 2014 07.16 delete

ane jga ijin download..

Reply
avatar
Dell Cikalong
AUTHOR
22 Desember 2014 03.22 delete

Raos sareng nikmat tur adem di kupingkeun nana...alhamdulillah

Reply
avatar
lapak kabel
AUTHOR
2 Januari 2015 03.10 delete

Ass.Admin ijin download;Jazza Kumullah Khoiron Kastiro...

Reply
avatar
12 Januari 2015 08.43 delete

gmna cara vdownloadx neee ??? playerx doang kluar

Reply
avatar
Adi Maulana
AUTHOR
1 Februari 2015 23.32 delete

alhamdulillah dapet blog yg gak ribet downloadnya

Reply
avatar
18 Februari 2015 06.52 delete

terimakasih blognya,,,
jazakallah... :)

Reply
avatar
Agus Ilhamy
AUTHOR
18 Februari 2015 08.06 delete

ijin donlot kang...maaf mau tanya, untuk surat al-waqi'ah kedengarannya nukan suara ust. Muammar ZA..sukses selalu kang..amin..

Reply
avatar
Nana Taryana
AUTHOR
3 Maret 2015 23.17 delete

ijin download mas, buat bantuan hafalan anak saya, juz 30 dulu saja, trimakasih..

Reply
avatar
9 Maret 2015 10.21 delete

mohon izin download pa ustadz h.muammar za, surat al fatehah dan albaqoroh untuk dihapalkan, semoga kebaikan pa ustadz menjadikan pahala yang diharapkan dihari pembalasan nanti, amii...nn.

Reply
avatar
Rio Sentosa
AUTHOR
11 Maret 2015 19.32 delete

assalamualaikum ww admin.
izin download.

Reply
avatar
26 Maret 2015 10.36 delete

Sukron kasiron ustadz

Reply
avatar
ERIX Pranna
AUTHOR
8 Mei 2015 11.05 delete

bagaimana cara downloadnya???mohon bantuan dan pentunjuk,,

Reply
avatar
R Harjana
AUTHOR
15 Mei 2015 09.09 delete

Assalamu'alaikum wr wb. minta izin download mas....

Reply
avatar
perdi toni
AUTHOR
24 Mei 2015 17.26 delete

Barakalluhu fiikum.
wajazakumullahu katsiran.
Ya Akhi. ^_^

Reply
avatar
dienzaenudin
AUTHOR
6 Juni 2015 12.58 delete

ijin download mas...makasih ya...

Reply
avatar
benkbenk shoe
AUTHOR
19 Juni 2015 11.28 delete

Assalamu'alaikum wr wb. minta izin download ya Om....

Reply
avatar
20 Juni 2015 06.07 delete

Allhamdulillah ..makasih ya min ..

Reply
avatar
21 September 2015 01.43 delete

tadinya mau download 1 lah koq nambah,, izin dwonload lagi mas,, terima kasih,, barokallah

Reply
avatar
21 September 2015 01.46 delete

sekalian minta izin,, apakah boleh linknya mau saya tambahkan di logspot saya? terima kasih

Reply
avatar
Anna Nirwanna
AUTHOR
21 September 2015 13.45 delete

bagus deh, izin downloadnya ya makasih

Reply
avatar
30 September 2015 15.42 delete

Cara download bisa gunakan IDM (http://catatanikrom.blogspot.co.id/2015/09/download-mudah-dengan-internet-download.html) atau klik link ybs bersamaan dengan menekan tombol "Alt" pada keyboard (jika tanpa IDM)

Reply
avatar
30 September 2015 15.50 delete

Cara download bisa gunakan IDM (http://catatanikrom.blogspot.co.id/2015/09/download-mudah-dengan-internet-download.html) atau klik link ybs bersamaan dengan menekan tombol "Alt" pada keyboard (jika tanpa IDM)

Reply
avatar
30 September 2015 15.53 delete

Terima kasih atas masukkannya, saya cek dan cari kontennya :-bd

Reply
avatar
jajang
AUTHOR
9 Oktober 2015 10.34 delete

assalamualikum.. ini cara donlotnya gimana min.. ko pas pas di klik malah di play, bukan nya d donlot..
nyuhunkeun pencerahan na min..
hatur nuhun..

Reply
avatar
15 Oktober 2015 10.05 delete

Wa'alaikumussalam wr wb... Coba install IDM (Internet Download Manager). Setelah install coba klik kembali link download Murottal ybs. Hal yg seperti ini wajar sebab browser2 baru memang mengarahkan link file audio untuk di play secara langsung. Jadi manfaatkan aplikasi IDM untuk download, artikel ttg IDm juga ada di blog saya. Sama-sama terima kasih.

Reply
avatar
10 November 2015 12.28 delete

Alhamdulillah untuk Surat Al-Waqiah sudah upload terbaru fix Qori H. Muammar ZA.

Reply
avatar
AAR_tea
AUTHOR
23 Desember 2015 12.43 delete

Makasih kang... sudah saya download semuanya cuma surah al-waaqiah yang belum berhasil.

Reply
avatar
29 Desember 2015 10.42 delete

Sama-sama.. Aamiin... Silahkan didownload..

Reply
avatar
29 Desember 2015 10.45 delete

silahkan... yorwelkom...

Reply
avatar
29 Desember 2015 10.46 delete

Oke silahkan syeikh...

Reply
avatar
29 Desember 2015 10.49 delete

Link dan konten Surat Al-Waqi'ahnya sudah diupdate koq sudah fix dan bisa di download kembali ^_^

Reply
avatar
29 Desember 2015 10.54 delete

Silahkan nambah... dihabiskan juga :D

Reply
avatar
29 Desember 2015 11.01 delete

Oke tapi sedotannya jangan ditekuk ya...:D

Reply
avatar
29 Desember 2015 11.22 delete

Silahkan download semoga bermanfaat... Diunduh lengkap juga bisa...

Reply
avatar
29 Desember 2015 11.25 delete

Silahkan didownload... aamiin...

Reply
avatar
Iqro Saputra
AUTHOR
8 Januari 2016 08.35 delete

terima kasih atas bantuan sodara musmil , semoga apa yang di tanam kebaikan menjadi keberkahan atas diri sodara muslim. amien yaAlloh.

Reply
avatar
17 Januari 2016 23.41 delete

punten kang izin download mdah2n brmanfaat ,tpi sblum izin udah download dluan ,maaf y kang ,mdah2n alloh mmbalas kbaikan akang amin

Reply
avatar
21 Januari 2016 10.08 delete

Sama-sama... Terima kasih juga telah mengunjungi blog Catatan Ikrom. Aamiin Allohumma aamiin semoga Allah juga memberikan kebaikan dan keberkahan untuk Anda :-)

Reply
avatar
21 Januari 2016 10.09 delete

Sami-sami akang... aamiin semoga bermanfaat pula untuk akang dan semuanya... :-)

Reply
avatar
21 Januari 2016 10.21 delete

Alhamdulillah terima kasih juga, sama-sama, semoga bermanfaat

Reply
avatar
21 Januari 2016 10.22 delete

Wa'alaikumussalam wr wb. Silahkan di download Om...

Reply
avatar
21 Januari 2016 10.23 delete

Iya silahkan didownload mas... Sama-sama terima kasih :-)

Reply
avatar
Virgo A'raaf
AUTHOR
10 Februari 2016 20.34 delete

Terimakasih, Mas Ikrom. Sangat bermanfaat. Semoga menjadi pahala dan berkah untuk sampeyan dan keluarga. Amin...

Reply
avatar
9 Maret 2016 10.32 delete

Sama-sama. Semoga bermanfaat, aamiin.

Reply
avatar
9 Maret 2016 10.37 delete

Wa'alaikumussalam wr wb. silahkan mas...

Reply
avatar
9 Maret 2016 10.39 delete

wa'alaikumussalam wr wb silahkan download...

Reply
avatar
9 Maret 2016 10.50 delete

Semoga bermanfaat :)

Reply
avatar
9 Maret 2016 10.52 delete

Wa'alaikumussalam wr wb silahkan... afwan...

Reply
avatar
9 Maret 2016 11.08 delete

Semoga bermanfaat silahkan download :)

Reply
avatar
10 Maret 2016 15.15 delete

Mohon maaf untuk yang full 30 juz dalam satu file tidak ada

Reply
avatar
4 April 2016 08.51 delete

Afwan wa iyyakum, semoga bermanfaat...

Reply
avatar
Icham
AUTHOR
6 April 2016 12.29 delete

Jazakalloh Ya Akhi. Izin Download yah..

Reply
avatar
10 April 2016 11.30 delete

TErima kasih sy telah mendownloadnya....mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. amien.

Reply
avatar
11 April 2016 08.14 delete

Afwan wa iyyakum... silahkan di download, not for resale ya...

Reply
avatar
11 April 2016 08.15 delete

Sama-sama... aamiin semoga bermanfaat...

Reply
avatar
Junedi
AUTHOR
15 Mei 2016 08.39 delete

.ijin download...syukron.http://tentarakecilku.blogspot.co.id/

Reply
avatar
15 Mei 2016 12.18 delete

Silahkan download, afwan... terima kasih atas kunjungannya...

Reply
avatar
Unknown
AUTHOR
8 Juni 2016 15.51 delete

izin download ya...

Reply
avatar
9 Juni 2016 15.58 delete

Silahkan... Semoga Bermanfaat

Reply
avatar
antonio IM
AUTHOR
13 Juni 2016 23.54 delete

Assalamualaikum....
Maaf Kang..surat yg ke 56 (al-waqiaah) gak bsa ke donlot ya...

Reply
avatar
14 Juni 2016 09.12 delete

Wa'alaikumussalam...
Bisa koq, Anda harus ikuti panduan link-nya untuk share posting terlebih dahulu untuk bisa mendownloadnya. Maaf juga, sebelumnya saya share mudah namun sekarang lebih sulit, sebab ada web yang menjiplak tulisan saya utuh tanpa seijin saya (tatacara.top). Wal hasil link url download saya buat demikian. Untuk surat Al-Waqiahnya bisa di download. Demikian, mohon maaf atas ketidaknyamanannya.

Reply
avatar
ari santoso
AUTHOR
9 September 2016 21.37 delete

mohon diijinkan download......

Reply
avatar
10 September 2016 09.06 delete

Monggo, silahkan didownload. Gratis :-bd

Reply
avatar
ari santoso
AUTHOR
10 September 2016 18.13 delete

jazaakallah khairan ya akhi.....

Reply
avatar
11 September 2016 11.07 delete

wa antum jazakumullah khoiron... Semoga bermanfaat

Reply
avatar
30 Januari 2017 13.47 delete

Monggo silahkan...:-bd

Reply
avatar